INDONESIA ARAB … INDONESIA MENANG!!
Hanya satu kata untuk tim Indonesia
MENANG!!
Yup! Menang!
Kita memang menang!
Gol arab pada menit ke 90 plus 3 injury time hanyalah merupakan gol pengukuhan bahwa sudah seharusnya arab menetapkan peringkat FIFA sekarang ini
Ini hanyalah tanda, bahwa kita harus membumi!
Skor 2-1 untuk arab tak lebih dan tak bukan hanyalah hadiah dari Indonesia!
Bagiku, INDONESIA tetap MENANG!
Permainan Indonesia adalah permainan kelas MIMPI!
Yup! Dulu ogut bermimpi bahwa Indonesia bisa bermain seperti sekarang ini. Hanya mimpi!
Tapi kini mimpi itu jadi kenyataan!
Terimakasih Kolev!
Terimakasih TIM ku!
TERIMAKASIH!
Air mata karena gol arab di menit ke 93 hanyalah air mata sesaat!
Karena selama 93 kurang 1 menit permainan sebelumnya….
INDONESIA MENANG!!
Happy Birthday Kolev
Juri indonesian idol 4 : Anang Ok
Melupakan error 2006, maka indonesian idol 4 bisa diharapkan akan lebih baik, bahkan bisa menyaingi hasil IndonesianIdol pertama.
Kenapa? Karena kali ini harapan bisa kita gantungkan kepada komentar dari Anang yang sudah seharusnya ada sejak pertama ataupun pengganti galaknya Meutia.
Komentar komentar pedas nan jujur seperti yg dilontarkan anang adalah hal yg membuat kualitas peserta cepat berkembang. Sudah seharusnya kepada calon calon entertainer itu tahu bagaimana kerasnya dunia hiburan ini. Kesempatan mereka adalah saat ini di babak ini! Bukan “nanti kalau tembus babak berikut mudah mudahan bisa lebih bagus”!
Dude!
Kesempatan itu hanya sekarang. Now or never. Dan tanggung-jawab para juri jika mereka mencoba bersikap sopan tapi mengorbankan kesempatan yg harus tersisih.
Kehadiran Jamie di awal sempat membuat ogut semangat lagi setelah sempat down taon delapan (2+0+0+6 = 8). Tapi apa hasil? Gokil! Gua kira dengan lama menetap di OZ dengan juri australian idolnya Kyle Sandilands ataupun Ian Dicko Dickson at least bisa membawa suasana kuping-merah di telinga peserta indonesia idol. Ternyata? Oh buset! Out of my pikir!!!! Come on Jamie, ini Idol!! Jangan melucu dah disini. Kowe diharapin mampu bersikap jujur kepada para kontestan agar mereka manjadi maju dan tau kalau orang lain yg sukses tanpa kompestisi ini sudah melewati segala caci maki pembentuk kesuksesan mereka. Ogut pikir Anang yg bakalan lemah komentar, eh ternyata yg gua harapkan yg SUCK!
delon! adalah seorang bintang low profile yg sukses membangun dirinya berkat ungkapan jujur Meutia Kasim! Meutia we missed you.
My only hope is Anang. Semoga di tahun 9 ini (2+0+0+7 = 9) bisa menghasilkan Joy dan Delon baru (lulusan tahun 6 == 2+0+0+4 // 6 dan 9 adalah bentuk sama tapi dari sudut berbeda) !
Please Anang, let it be bleed. Pisau berdarah karena ada korban, tapi darah itu mewujudkan kehidupan dan keadilan!
Always
Syarat pendidikan minimal calon presiden indonesia
Gonjang ganjing prasyarat calon presiden indonesia yg lagi trend saat ini tentang batas minimal pendidikan seorang calon presiden indonesia membuat senyum ogut merekah.
Sah sah aja kalo untuk jabatan politis nomor satu di indonesia minimal cukup tamatan sma dan/atau sederajat dengan alasan jabatan ini hanyalah berupa jabatan politis semata. Sepanjang individu tersebut dipercaya dan dipilih oleh rakyat.
Hmm … ok ok aja sih
Tapi kalo begitu, tolong mata kuliah wajib PPKN alias kewiraan pancasila atau apapun namanya itu juga dihapuskan dari kurikulum S1 sekarang ini!
Why? Karena selalu ditekankan bahwa mata kuilah tersebut bertujuan agar setiap intelektual intelektual yg jebolan s1 bisa menjadi pemimpin yang baik bagi bangsa indonesia jika kelak mereka bekerja.
Nah, kalo cuma dengan lulusan sma saja cukup? Berarti calon presidennya belom sempat “merasai” gimana “enaknya” mata kuliah PPKN itu kan?
Hahahaha….
Ganti aja mata kuliah tersebut dengan mata kuliah yg lebih berbobot dan terfokus pada jurusannya.
Anak sma aja bisa jadi presiden [yang kelak adalah PENGAMBIL KEPUTUSAN entah ekonomi atau perang] lalu buat apa dipelajari di perguruan tinggi ???
Ihsan Indonesian Idol 3 ? Is this a joke?
Selamat Ihsan
mulutku benar benar terkatup!
apapun itu.. indonesia telah memilih!
Dude!!
Incredible jokes!
No more indonesian idol
Terimakasih Indra, Titi dan terutama Indi.
Jay… komentar kowe yg terakhir benar benar jujur!
Kalau saja ada orang disana yg benar benar jujur dan mengesampingkan fokus kedaerahan..
hmm…
whatta jokes!
Any comments?
Perhatian!
Gua bukan pendukung Ihsan!! INI BUKAN BLOG NYA IHSAN!! OK?
Se-JUJURNYA:
Harga sms dari jutaan pemirsa,
ditambah biaya acara dalam beberapa bulan acara ini,
plus kesempatan langsung memperoleh kontrak rekaman,
dan lain lain kemudahan sesuai jalur kerja ke-artisan yg diperoleh
SUNGGUH TIDAK SESUAI DENGAN APA YG DIDAPAT!
Jika emang Ihsan bagus, ok. Tapi semestinya tidak di ajang ini!!
Terlalu MAHAL biaya untuk kelas vokal seperti ini!!!You know what?
Pemenang Idol biasanya bisa menjadi Guru vokal setelahnya, contohnya:
Guy Sebastian – Australian Idol I
dan Joy Tobing – Indonesian Idol IBUKANNYA BELAJAR VOKAL setelah MENANG!!!!
Tetap belajar untuk mengembangkan tehnik olah vokal ok ok aja. Tapi dalam hal ini? Ihsan? Dude, ogut harap Ihsan yg pergi ke Asian Idol. Hahaha… be may guest to malu-maluin Indonesia ini!! Please!
So, STOP Ihsan-Ihsan an disini!! Ok?
Zidane Oh Zizou
Penutupan yg pahit untuk seorang Zidane!
Tapi dari itu semua, ada satu hal yg patut diberikan acungan jempol buat zidane. Nilai se-Trophi Piala Dunia dan Bola Emas tidak mampu membayar harga diri dari hinaan berkelanjutan yg diterimanya.
Kalau melihat Zidane bergerak ke arahmu dengan bola di kaki, cepat-cepat buat tanda salib di mukamu,” kata gelandang Italia, Gennaro Gattuso [detik.com]
Hahaha..
Sudah kartu merahpun masih mendapat pemain terbaik. Kalau tidak? Dan prancis juara? Hmmm.. pemain terrrrrrrrrbaikkk!!
Semua ada hikmahnya.
Melihat kebelakang tak ada guna ditangisi. Melihat ke depan? mari..
Posisi Zizou kini makin membumi. dan ini akan mendatangkan keuntungan bagi anak cucunya. Zidane yg “dewa” pun “manusia”. Maka anak cucunya pun tak akan terjerumus pada pola sosial “anak dewa”. Dan dengan demikian meminimalisasi resiko terkukung dalam lingkaran pemujaan sosial.
Anak anak selebritis ataupun konglomerat adalah orang orang yg patut dihargai keberadaannya. Banyak yg memang kurang sensitif terhadap masalah kesederhanaan. tapi ini bukan sepenuhnya kesalahan mereka. Lingkup sosial dimana dia dibesarkanlah yg “menciptakan” mereka.
Sama seperti saya dan anda. Siapa saya dan siapa anda adalah orang orang yg besar dan “jadi” karena lingkungan anda.
Nasi yg jatuh dari piring tak akan pernah anda makan jika anda besar didalam lingkup standarisasi pendapatan ratusan juta pertahun.
Sang “anak dewa” pun akan berkurang sensitif pada masalah sosial etika dan pola hidup jika sejak kecil disapa dengan hormat dan setengah membungkuk oleh orang sekitarnya.
Kenapa?
Hahha.. kalau anda anak seorang jendral. dan kebetulan sedang menunggu naik metro-mini (coba deh) di senen. Sambil nunggu coba minum coca-cola atau teh botol sosro lalu ngobrol sama yg jaga. Jangan pernah bicara siapa anda. Bergaullah 1 sampe 3 hari berturut turut. Llau hari ketiga minta asisten bokap jemput kamu di situ.
Besoknya, saat anda ingin naik metro-mini, maka sang penjaga minuman itu akan membantu anda mencegat metro mini.
Apakah salah? Tidak! karena yg menjaga minuman akan berkata dalam hati “salut, anak orang gedongan masih rela naik metromini” dan selanjutnya berkata pada temannya “wahh aku kenal anak gedongan sederhana”.
Lalu anda? Anda akan kehilangan seorang sahabat. Karena anda yg datang kemudian bukanlah anda yg diajak bercakap oleh penjaga minuman itu waktu pertamakali datang, tapi anda yg anak gedongan.
Sedikit services akan memanjakan anda. Padahal services itu seharusnya diterima oleh anda saat anda menggantikan bapak anda!
So, zizou.
Dibalik peristiwa ada hikmah.
Orang tetap akan memberikan penghargaan tertingga buatmu sebagai legenda seperti saya juga. Dan services services yg tidak perlu akan terhindar dari kemandirian generasimu!
Sekali lagi..
Melihat Zidane bermain seperti melihat keanggunan seorang penari, itu kata pemain seperti Maradona, Pele, Platini hingga ke Beckenbauer. “Kalau melihat Zidane bergerak ke arahmu dengan bola di kaki, cepat-cepat buat tanda salib di mukamu,” kata gelandang Italia, Gennaro Gattuso.
Anang tetap tape sob sob!
Pemai Dirly! Jang beking malo!
Bakuat nyong! Atik pe pulsa ada abis da pilih pa ngana. Tanang kwa, yg sadap ka blakang so tantu lebe barasa.
Eh kong kalo ba komentar, coba kwa jang ba sombong bagitu. Jang merasa lebe bae dari delon. Coba kwa basikap rendah hati. Deng bagitu ngana pasti dapa lia pa tong pe hati. Jang ba sombong! Kong ja sekaluar kwa itu senyum fasung! Jang kong tu muka tuturuga trus. Gaga tre mar rupa nenatu bergaul. Senyum nyong!
Ngana musti inga, Delon dulu itu pertama pertama sempat talalu percaya diri. Mar setelah dapa wako deng dapa strom deng tanta Mutia.. baru dia tau! Kong jang ambe negatif samua komentar. Hadapi dengan senyum. Itu depe kunci ambe hati orang. Apalagi ambe hati cewe es empe dan es em a yang paling banyak buang pulsa for ba kirim. 45% dari total suara.
Ok? Jang beking malo neh nyong! Dulu atik so sempat ba taruh deng tamang bahwa kalo pendaftaran sampe di manado so pasti yg dari manado yg dapa itu Indonesia Idol. Bukang cuma ada darah manado mar memang depe tuur manado. hahaha..
Eiy nyong, so lala lala atik ba post disini atik harap ini ada guna.
Indonesian Idol 3
Vote for Dirly
No time for blog
Yep, thats why i dont have any blog till last 10 minutes. Atau mungkin bisa saja sudah punya yg gratisan tapi lupa yang mana dan dimana.
Why? Karena selama ini terlalu bingung mau pake nama apa blognya! Nama itu penting! Tetapi karena terjebak dengan ingin selalu menjadi anonymous maka jadilah im the person who developes sites without blog!
Keuntungan anon? Buanyak. Salah satunya termasuk memngecilkan keberanian untuk mempublikasi artikel secara terbuka! Yep!
Hahaha.. from now on i try use this wordpress. Hope to the end of the worldcup!